MUSIC, FILM, NOVEL, PHOTOGRAPH, WRITE, READ, ECONOMIC, ANTROPOLOGY !!
Very like them so much much much.
Entah kenapa semua hal yang berhubungan dengan 8 macam diatas selalu mampu menarik perhatianku. Okay, I will share my opinion about why-I-am-very-like-them-so-much. So, happy readings and, cekidot !!
MUSIC. Semua orang mengenalnya. Ya, mungkin enggak cuman gue yang menyukainya. Jutaan orang di dunia pasti juga turut menyukainya. Tapi buat ku, musik itu lebih dari sekedar iringan kalimat yang diberi nada. Musik itu seperti...... nyawa. Ya, musik selalu bisa menggambarkan berbagai jenis seseorang, mewakili perasaannya. Bahkan terkadang, banyak sekali orang yang menyatakan perasaannya melalui musik. Entah bermain gitar ataupun menyanyi. Kalau lagi patah hati ataupun galau, orang banyak yang merenung sambil mendengarkan alunan musik yang, mungkin, mewakili kegundahan hatinya. So, sudah cukup jelas bukan alasan kenapa aku begitu mencintai musik :) ?
FILM. Untuk yang satu ini, gue enggak begitu mengerti kenapa aku bisa tertarik. Tapi enggak semua jenis film Gue suka. Gue cenderung suka film musikal (tetap ada hubungannya sama musik), film keluarga. Denias, Langit Biru, Laskar Pelangi, Poconggg Juga Pocong, 5 Elang, Ayah Mengapa Aku Berbeda?. Itu semua sebagian dari film yang gue suka. Apa alasan gue bisa suka sama film-film itu? Hmmm... Di postingan selanjutnya ya bakal gueulas :) Aku emang suka banget sama film negeri. Entah itu cuma sekedar karena aku tinggal di Indonesia, atau alasan lain, aku juga enggak seberapa jelas. Tapi yang pasti, aku mencintai film dalam negeri karena karya anak bangsa menurutku lebih keren daripada karya bangsa lain. Maju terus generasi perfilman Indonesia :)
NOVEL. Hahaha, begitu mencintai ini. Waah, novel sak nomer lah pokok'e. Aku mulai suka baca novel sejak kelas 6 SD. Masih inget banget novel pertamaku itu "Nggak Usah Jaim Deh". Pertama sih cuma iseng, ngeliat abang suka banget baca novel. Pengen tau aja kenapa abang bisa sebegitu interestnya sama novel. Ehhh, ternyata ketagihan juga. Emang sih, pas baca novel itu kebanyakkan bisa bikin khayalan yang terlalu tinggi untuk pembacanya, tapi menurut aku, tergantung pribadinya masing-masing. Aku sih cenderung menikmati itu sebagai hiburan, sekaligus inspirasi buat nulis ato bikin naskah, hehe. Dan satu lagi, aku juga SANGAT suka dengan penulis Indonesia :) Terbitlah terus para penulis muda Indonesia :)
PHOTOGRAPHY. Dunia fotografi itu hal paling unik menurutku. Ya gimana nggak unik coba? Hal kecil yang sebenernya udah banyak banget ada di sekitar kita, di abadikan, terus di ikutin lomba, menang, hadiahnya gede pula. Unik kan? Tapi semakin kesini, aku semakin ngerti maksud dari seni yang satu ini. Kita diminta untuk memperhatikan hal sekecil apapun di dunia ini, karena satu hal yang sepele, bahkan bisa merubah hidupmu. Dengan caranya, dia akan merubahmu menjadi sesuatu yang tidak pernah kamu bayangkan sebelumnya. Enggak percaya? Silahkan anda coba :)
WRITE. Dunia tulis menulis itu identik dengan dunia sastra. Kalian harus bisa menguasai banyak kosa kata kalo kalian mau jadi penulis kelas wahid. Suatu syarat yang sulit bagi aku yang tidak terlalu menyukai sastra. Tapi semakin kesini (semakin sering juga baca novel) akhirnya aku jadi suka banget sama sastra. Aku mulai berusaha mendalami ini semua. Berawal dari bikin cerita singkat, jadi keterusan bikin blog. Haha, I wanna be the next Raditya Dika and Arief "Poconggg". Yeah, I'm dreaming, and its my authorization, right ;) ?
READ. I love writing, because I love reading. Yah, sangat berpengaruh sekali 2 dunia ini. Aku suka membaca dari kecil. Maklum, dilangganin BOBO sama mama, jadi yaaa.... I like it. And I love it. Kata orang, membaca itu pintu dunia, sedangkan buku adalah jendela dunia. Satu kesatuan yang pas. Jadi kalo kamu bisa menarik kesimpulan dari cerita yang aku jabarin di atas, kamu pasti bisa menebak alasanku. Yap. I wanna raise my world with read ! Aku pengen hidup dengan membaca, karena dengan demikian aku bisa menguasai dunia :)
ECONOMIC. Honestly, aku sama sekali enggak tertarik sama dunia perangkaan. Karena menurut aku, yang namanya angka itu bikin ribet hidup. Bikin dunia penuh perhitungan. Enggak percaya? Aku kasih beberapa contoh nih ya. Waktu. Waktu itu digambarkan dengan apa? Betul. Angka. Sekarang kalo misalnya kamu telat bangun, terus kamu terburu-buru, bawaan kamu pasti liat jam kan? Ngitungin berapa menit lagi bel masuk. Nah, ngebuat perhitungan kan? Tanggal. Digambarkan dengan apa? Angka ! Nah kalo kamu ada PR tanggal 8, terus harus di kumpulin tanggal 11, kamu otomatis langsung ngeliat ke arah tanggalan kan? Ngitungin berapa waktu kamu sebelum PR itu harus dikumpulin? Nah, perhitungan lagi kan? Yak. Cukup contoh tentang pehitungan dalam hidup. Tapi kamu tau kenapa aku tertarik, amat sangat tertarik, dengan dunia ekonomi, padahal ekonomi itu pasti selalu berhubungan dengan angka? AKU PENGEN MERUBAH PEREKONOMIAN INDONESIA !! Hhh.. Sumpah ya. Aku kadang geregetan juga ngeliat perekonomian Indonesia yang kritis abis -_- Yah, sekarang kan aku masih 14 tahun lebih beberapa bulan nih ya, jadi enggak bisa kasih komen banyak tentang perekonomian Indonesia. Tapi nih ya bapak Hatta Rajasa, saya berharap sekali perekonomian Indonesia bisa berubah jauh lebih baik. Kurs rupiah enggak tertinggal sejauh ini. Masih banyak hal dalam dunia perekonomian Indonesia yang harus di perbaiki. Saya harap anda paham dengan opini seorang anak kecil berusia 14 tahun yang ingin perekonomian negaranya maju, seperti negara lainnya. Hidup perekonomian Indonesia !!
ANTROPOLOGY. Budaya? Suku? Adat? Aku sangat tertarik dengan yang satu itu!! Sangat, sangat, SANGAT tertarik. Alasannya? HELLLOOOOWWWHHH. Kemana aja looo? Keragaman budaya, suku, dan adat Indonesia itu SANGAT BANYAK!! Tersebar diantara 33 Provinsi di Indonesia. Siapa coba yang enggak pengen mengenalkan keragaman itu ke kancah Internasional. Tapi sayang, penduduk Indonesia sendiri masih belum bisa buat mencintai budayanya sendiri. Bahkan saya sendiri, terkadang juga ogah-ogahan dengan budaya saya. Padahal keragaman budaya itulah yang membuat jati diri Negara Kesatuan Republik Indonesia itu di kenal dan di segani di dunia luar. Aku harap, kalau ada yang membaca postingan ini, mau membantu buat bikin forum Antropologi Indonesia, supaya kita bisa memberi tahu pada dunia, bahwa Indonesia memiliki ratusan kebudayaan daerah yang khas dan enggak ada yang bisa menandinginya. MERDEKA INDONESIA !!
Haaaaahh... Capek juga nulis kayak gini ya? Eniwei, itu semua enggak berarti apa-apa kalo ada yang mau nanggepin dan ngebantuin aku buat wujudin semua mimpi yang aku tulis di situ.
*nox*