29 Februari 2012
Gue lihat perjuangan para Garuda Muda, mengeluarkan semua semangat muda mudi mereka untuk memberikan bukti bahwa Indonesia mampu berdiri tegak di kancah persepakbolaan Internasional, sekalipun harapan mereka harus berakhir di Pra Piala Dunia. Sekalipun hanya 'Pra'.
Indonesia vs Bahrain. Bukan laga yang mudah, tapi juga bukan laga yang sulit, bila para pemain terbaik yang pernah dimiliki Indonesia di turunkan untuk mengibarkan sayap sang Garuda. Tapi kenyataannya? Indonesia mampu dicukur habis oleh Bahrain, dengan kekalahan memalukan yang amat sangat TELAK! 10-0! What the duck is that? Kalo udah gini siapa yang salah?
Yang gue liat dari kacamata gue, kekalahan Indonesia bukan hanya kesalahan pemain, tapi juga pihak dalam alias internalnya alias para pengurusnya, juga agak nggak bener. Adanya kesenjangan dan jarak antara pemain ISL (Indonesia Super League) yang tidak di akui sebagai liga sepak bola nasional legal oleh PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) dengan IPL (Indonesia Primer League) sebuah liga baru, yang kemunculannya jauh sebagai junior dari ISL, tapi dalam tempo singkat mampu mendapat pengakuan sebagai SATU-SATU-NYA liga sepakbola nasional yang legal oleh PSSI! Sedangkan para pemain terbaik dan yang berpengalaman dalam jam terbang untuk membela Indonesia, mayoritas, berada di ISL! IPL? Bukan menghina, hanya mereka belum sebaik para pemuda ISL!
Jujur gue agak bingung. Tujuan diadakannya liga nasional itu untuk mencari para pemain terbaik untuk mengembangkan keagungan sayap Sang Garuda di dunia Internasional, tapi kenapa justru yang terbaik malah dilarang main?? What the hell is that, hah?!
Tujuannya para atlit itu kan sama, sama-sama mem-bela nama baik Indonesia Raya di kancah Internasio-nal, tapi kenapa masih harus pilih pemain yang sebe-nernya belum pas buat diturunkan sekarang buat ngebela Indonesia atuh? -_-Pertandingan melawan Bahrain Rabu malam kemarin sudah menjadi salah satu bukti kuat, bahwa tim yang kemarin di turunkan masih memerlukan motivator dan topangan dari yang sudah berpengalaman~
Kritislah Indonesia!!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar